Archive for Januari, 2009

Jumat, 30 Januari 2009

Keajaiban Allah, Wanita AS Lahirkan Kembar Delapan

oleh enuy

Seorang wanita di Amerika Serikat melahirkan bayi kembar delapan, yang lahir prematur, di Los Angeles, California

Hidayatullah.com—Seorang wanita asal Amerika melahirkan kembar delapan melalui bedah Caesar, Bayi kembar 8mereka berbobot antara 820g dan 1,47kg dan semuanya dikatakan sehat walafiat, meski di antaranya harus mendapat bantuan alat bantu pernafasan.

Mereka menjerit-jerit dan menendang-nendang penuh tenaga, kata seorang dokter yang ikut menangani kelahiran mereka.

Ibu, yang jatidirinya tidak dipublikasikan, meminta, informasi soal kelahiran anak-anaknya tersebut dibatasi.

Jurubicara rumah sakit menggambarkan, persalinan, yang terjadi dalam selang waktu lima menit, “benar-benar mencengangkan”.

Tim medis telah menjadwalkan bedah Caesar untuk tujuh bayi, tapi tim dokter terkejut ketika bayi kedelapan keluar.

Menurut BBC, bayi-bayi itu akan berada dalam inkubator selama paling tidak enam minggu dan menurut rumah sakit, ibu bayi merencanakan untuk memberi air susu ibu kepada semua bayinya.

Identitas ibu bayi itu belum diungkapkan, namun dia meminta agar informasi yang diberikan tentang kelahiran bayi dan sejarah medisnya, dibatasi.

Bayi kembar delapan di Los Angeles itu merupakan kembar delapan kedua yang lahir dengan selamat di Amerika Serikat.

Kembar delapan pertama, dilahirkan di Houston tahun 1998, dan salah seorang bayi meninggal seminggu kemudian, namun tujuh lainnya baru-baru ini merayakan ulang tahun mereka yang ke sepuluh. [bbc/www.hidayatullah.com]

Ilustrasi Photo: http://www.wbir.com

Iklan
Kamis, 29 Januari 2009

Rabbi Israel: “Bunuhlah Anak-Anak dan Wanita Palestina”

oleh enuy

Para Rabbi khusus pasukan Israel di Jalur Gaza menfatwakan bolehnya ‘membantai’ anak-anak dan perempuan Palestina

Hidayatullah.com–Para Rabbi Yahudi yang menjadi “penasihat spiritual” paraberdoa tentara Israel dalam invasi Gaza ditengarai mengeluarkan fatwa yang membolehkan untuk membunuh kalangan anak-anak dan perempuan.

“Berbuat keji kepada orang-orang Goyim (istilah kafir untuk orang-orang non-Yahudi) diperbolehkan, bahkan diharuskan, termasuk kepada anak-anak dan perempuan,” demikian salah satu bunyi fatwa Brigadir Jenderal Avi Rontsiki.  

read more »

Rabu, 28 Januari 2009

Imam Ibnu al-Qayyim al-Jauziyyah

oleh enuy

Tokoh ini dikenal sebagai imam, allamah, muhaqqiq, hafizh, ushuli, faqih, ahli nahwu, berotak cemerlang, dan banyak mengeluarkan karya. Nama lengkapnya Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa’ad bin Huraiz az-Zar’i, namun lebih dikenal dengan nama Ibnu Qayyim al-Jauziyyah.

Ibnul Qayyim dilahirkan di tengah keluarga berilmu dan terhormat pada tanggal 7 Shaffar 691 H. Kampung kelahirannya adalah Zara’ dari perkampungan Hauran, sebelah tenggara Damsyq (Damaskus), Suriah.

Berkat pendidikan intensif yang diberikan orangtuanya, Ibnul Qayyim pun tumbuh menjadi seorang yang dalam dan luas pengetahuan serta wawasannya. Terlebih ketika itu, bidang keilmuan sedang mengalami masa jaya dan para ulama pun masih hidup.

read more »

Selasa, 27 Januari 2009

al-Quran

oleh enuy

PALESTINIANS-ISRAEL/SWAPAlquran adalah cahaya yang menerangi jalan hidup manusia. Dengan Alquran seorang muslim akan mampu membedakan jalan baik sehingga mengantarkan kepada kebenaran dengan jalan sesat yang menjerumuskan seseorang ke lembah kehinaan di dunia dan akhirat.

Alquran juga menjadi petunjuk bagi amal perbuatan manusia. Alquran memberi jalan bagi mereka yang mau memikirkan dan menghayati isinya untuk mendapatkan kebenaran dan kebaikan sehingga dapat disampaikan kepada orang banyak kebenaran itu.

read more »

Senin, 26 Januari 2009

Seandainya Gue di Palestina

oleh enuy

gaulislam edisi 066/tahun ke-2 (29 Muharram 1430 H/26 Januari 2009)

Bro en Sis, dunia Islam tengah berselimut duka. Elo masih ingat kan soal Gaza? Yup, kalo inget Gaza, gue juga jadi inget dengan beberapa bait puisi ini: …Yesterday, the soldiers smashed/Lena’s sink and tub and tiles/ They whipped a father in front of his sons/Ages 2 and 4/ They do this all the time/ The house filled with water/ They locked the door on the crying boys/ Taking the father/ Believe me Lena says/ They had no reason…

Naomi Shihab Nye dalam puisinya Passing the Refugee Camp ngegambarin pembantaian yang saban kali terjadi di tanah asalnya, Palestina. Asal tau aja nih, guys, Palestina emang udah jadi killing field-nya Israel sejak tahun 1948. Mengerikan memang. Herannya, bertahun-tahun konflik Palestina nggak pernah selesai-selesai. Kalo kalian pada bilang, “udah deh, ngapain capek-capek mikirin Palestina yang jauh di sono. Gue aja lagi banyak masalah neh… cos raport barusan banyak pelajaran yang nggak tuntas, ada angka merahnya lagi!” Jujur neh, gue malah mikir gimana caranya buat nyetop aksi genocide terhadap rakyat Palestina yang emang udah mengarah ke cleansing muslim. Ah, seandainya gue di Palestina… 

read more »

Jumat, 23 Januari 2009

Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA

oleh enuy

Oleh: Tim dakwatuna.com

sistem-ecvtdakwatuna.com – Ilmuwan Indonesia menciptakan pemindai empat dimensi pertama di dunia. Laboratoriumnya hanya ruko sederhana. Sangat diperlukan untuk industri perminyakan. Teknologi tersebut adalah teknologi ECVT (electrical capacitance volume tomography). ECVT adalah sistem pemindai berbasis medan listrik statis yang mampu menghasilkan citra obyek volumetrik dan real time (seketika). Pada dasarnya, teknologi ECVT adalah teknologi scanning atau fotokopi yang bisa melihat secara real time dan 3 dimensi gerak bahan di dalam boiler, reaktor industri, pipa, dsb, meskipun bertekanan dan bersuhu tinggi. Teknologi ECVT bisa diterapkan di berbagai bidang mulai dari bidang industri, kedokteran, pertambangan, proses kimia, body scan untuk keperluan security, pencitraan aktifitas di dalam gunung berapi atau semburan lumpur panas, dll.

read more »

Rabu, 21 Januari 2009

[MP3] Song for Gaza

oleh enuy

dari BLOG suamiku

Assalaamu’alaikum wr wb

8c880820b407ee4sLagu dengan pesan yang cukup bagus tentang Gaza. Lagu ini berjudul: WE WILL NOT GO DOWN. Ini lagu dari Michael Heart. Musiknya didominasi petikan gitar, tapi asik juga sih. Nah, bagi temen-temen yang berminat mengoleksinya, silakan [unduh di sini]. Semoga bermanfaat.  Untuk lirik lagunya silakan dibaca di bagian bawah pesan ini.

Salam,

O. Solihin

===

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)
Composed by Michael Heart

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Senin, 19 Januari 2009

Madu dan Racun di Televisi

oleh enuy

edisi 065/tahun ke-2 (22 Muharram 1430 H/19 Januari 2009)


Gimana, masih seneng nonton tivi? Apa yang kamu tonton? Sinetron? Pantes aja Cinta Fitri, Cinta Indah, Cinta Mutiara, Cinta Bunga, lalu juga ada Intan, Candy, Mutiara, Lia, dan masih seabrek nama tokoh yang dipakai demi mendongkrak rating sinetron. Yupz, kamu semua pasti sudah langsung ngeh bahwa semua nama di atas itu adalah judul sinetron Indonesia yang meskipun berbeda-beda namun satu jua. Satu tema cerita, jalan cerita bahkan ending cerita. Bukan tak mungkin pemainnya juga sama meski beda-beda judul.

Sejenak kemudian, mengikuti laris manisnya Ayat-ayat Cinta, sinetron Indonesia sedikit berubah haluan. Kenapa sedikit? Karena bau reliji sudah mulai tampak dari judulnya. Mulai Munajah Cinta, Assalamu’alaikum Cinta, Zikir Cinta, Ta’aruf, Muslimah dan masih banyak judul lain yang mendompleng istilah Islam. Judul boleh Islam, isinya nggak beda dengan dengan yang bukan Islam. Mulai rebutan harta, rebutan pacar (kalo yang judul Islam, rebutan suami), selingkuh, saling caci, teriak-teriak memaki, dan banyak contoh buruk lainnya.

read more »

Minggu, 18 Januari 2009

Palestina di Hati Setiap Muslim

oleh enuy

Oleh: Ulis Tofa, Lc

peta-palestinadakwatuna.com- Di tengah gempuran dan kebiadaban Zionis Israel terhadap rakyat Palestina yang berada di Jalur Gaza, dunia membincangkan Palestina, publik membicarakan Hamas dan para pejuang Palestina, semua bersimpaati dan peduli.

Di mata seorang muslim, Palestina mendapatkan tempat yang khusus dan terhormat, karena beberapa alasan historis, sebagaimana yang dijelaskan dalam Al Qur’an dan As Sunnah.

Berikut kedudukan Palestina yang merupakan negeri Syam dalam uraian nash-nash dalam Islam:

read more »

Jumat, 16 Januari 2009

Mari Bicara…

oleh enuy

Oleh: Dra. Anis Byarwati, MSi.

dakwatuna.com – “Kenapa ya, setiap acara seperti ini pasti yang datang ibu-ibu lagi, bapak-bapaknya nggak ada. Padahal ibu-ibu kan sudah sering ikut acara ini. Kita-kita sih sudah tahu, sudah ngerti kewajiban-kewajiban kita. Bapak-bapaknya dong di dauroh -ikut pelatihan- juga, biar seimbang”

“Ustadz, subhanallah, materinya bagus sekali. Kerjasama suami istri dalam membina rumah tangga dan pendidikan anak memang sangat penting. Usul kita ustadz, bagaimana kalau para suami kita juga ikut diberikan materi seperti ini?”

Kita pasti pernah mendengar komentar seperti di atas. Memang belum pernah dilakukan penelitian secara khusus, tapi dari pengamatan saya, acara-acara tentang pembinaan keluarga dan pendidikan anak kelihatannya lebih sering ditujukan, diminati dan dihadiri oleh kaum perempuan. Pernah juga ada pihak yang membuat acara serupa dengan membuka peserta untuk umum, baik laki-laki maupun perempuan, tetapi agaknya tidak mendapat cukup respon dari kaum laki-laki sehingga tetap saja mayoritas peserta adalah kalangan perempuan.

read more »