Archive for September, 2007

Jumat, 14 September 2007

Puding Busa Cokelat

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

600 ml susu cair
100 g cokelat masak pekat/dark cooking chocolate
75 g gula pasir
1,5 bungkus agar-agar bubuk putih
1 kuning telur ayam, kocok
3 putih telur ayam

Cara membuat:

  • Masak susu bersama cokelat, gula & agar2 hingga cokelat & gula larut serta adonan agar2 mendidih.
  • Ambil sedikit adonan agar2, aduk dengan kuning telur, tuang kembali ke dalam adonan agar. Aduk rata.
  • Angkat, aduk-aduk hingga agak hangat.
  • Kocok putih telur hingga kaku.
  • Tuangkan adonan agar-agar panas sedikit-sedikit sambil kocok hingga tercampur rata.
  • Tuang adonan ke dalam loyang bervolume 1,5 liter.
  • Biarkan hingga mengeras/beku.
  • Potong-potong dan sajikan.

Untuk 16 potong

Kamis, 13 September 2007

Puding Cokelat Biskuit

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

1300 ml susu cair
100 g cokelat masak, potong kecil
100 g gula pasir
2 bungkus @ 7 g agar-agar bubuk putih
2 kuning telur ayam, kocok
100 g biskuit tawar, memarkan halus

Taburan:

100 g cokelat masak, serut halus

Cara membuat:

  • Basahi loyang puding bervolume 1,5 liter dengan air matang. Sisihkan.
  • Campur susu bersama cokelat, gula dan agar-agar.
  • Masak di atas api kecil sambil aduk-aduk hingga mendidih.
  • Ambil sedikit adonan agar-agar, campur dalam telur kocok, aduk rata.
  • Masukkan kembali ke dalam adonan agar-agar, aduk hingga rata.
  • Tambahkan biskuit halus, aduk rata. Angkat.
  • Aduk-aduk hingga uapnya hilang.
  • Tuangkan ke dalam loyang puding. Biarkan hingga dingin dan mengeras.
  • Simpan dalam lemari es sampai saat disajikan.
  • Taburi cokelat serut. Sajikan dingin.

Untuk 20 potong

Rabu, 12 September 2007

Puding Roti Rempah

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

6 lembar roti tawar, buang bagian pinggirnya, potong-potong
250 ml susu segar
2 butir telur ayam, kocok lepas
75 g gula pasir
½ sdt bumbu spekuk
1 sdm mentega, potong-potong

Taburan:

50 g kismis
1 sdt kayu manis bubuk
1 sdm gula palem

Cara membuat:

  • Semir pinggan tahan panas dengan sedikit mentega.
  • Susun potongan roti tawar dalam pinggan.
  • Kocok susu, telur, gula, dan bumbu spekuk hingga gula larut.
  • Tuangkan ke dalam pinggan berisi roti tawar.
  • Panggang dalam oven panas 180 C selama 15 menit.
  • Keluarkan dari oven, taburi kismis, kayu manis dan gula palem. Panggang kembali selama 15 menit. Angkat.
  • Sajikan hangat atau dingin.

Untuk 4 orang

Rabu, 12 September 2007

Puding Yoghurt Jeruk

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

400 ml susu cair
1 bungkus (7 g) agar-agar bubuk putih
100 g gula pasir
75 g juring jeruk Mandarin kalengan, potong kasar
250 ml yoghurt tawar

Pelengkap:

100 g juring jeruk Mandarin kalengan berikut kuahnya

Cara membuat:

  • Masak susu cair bersama agar-agar dan gula pasir hingga mendidih dan gula larut.
  • Tambahkan potongan jeruk dan yoghurt. Aduk rata. Angkat.
  • Aduk-aduk hingga uapnya hilang.
  • Tuang ke dalam 6 buah cetakan puding bervolume 150 ml yang sudah dibasahi air matang.
  • Biarkan hingga beku. Simpan dalam lemari es hingga saat disajikan.
  • Lepaskan dari loyang. Sajikan bersama jeruk dan kuahnya.

Untuk 6 buah

Selasa, 11 September 2007

Black Forest Cake

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan Bolu:

6 butir telur ayam
150 g gula pasir halus
100 g mentega, lelehkan

Ayak:

125 g tepung terigu
25 g cokelat bubuk
½ sdt baking powder

Lapisan:

1 kaleng (480 g) ceri hitam
2 sdt tepung maizena
2 bungkus @250 g krim bubuk
250 ml susu cair dingin
3 sdm rum/kirsch
2 batang @ 250 g cokelat masak pekat/dark cooking chocolate
10 buah manisan ceri merah

Cara membuat:

  • Siapkan loyang bundar 20 cm, semir margarin dan taburi sedikit tepung terigu.
  • Panaskan oven hingga bersuhu 180 C.
  • Bolu: Kocok telur dan gula hingga kental dan mengembang.
  • Masukkan campuran tepung terigu secara bertahap, bergantian dengan mentega leleh sambil aduk rata.
  • Tuangkan dalam loyang, ratakan.
  • Panggang dalam oven panas selama 35 menit hingga matang. Angkat dan dinginkan.
  • Olesan: Tiriskan buah ceri, belah menjadi masing-masing dua. Sisihkan airnya.
  • Jerangkan airnya di atas api kecil hingga panas. Larutkan tepung maizena dalam air ceri, aduk rata.
  • Tuangkan ke dalam air ceri, masak hingga mendidih dan kental.
  • Masukkan ceri hitam, aduk rata. Angkat.
  • Campur krim bubuk dengan susu dingin. Kocok hingga kaku. Sisihkan.
  • Serut kasar cokelat masak dan sisihkan.
  • Penyelesaian: Belah cake membujur menjadi 3 bagian yang sama.
  • Perciki masing-masing dengan rum/kirsch. Olesi salah satu permukaannya dengan sebagian adonan ceri hitam.
  • Tumpuk dengan satu potong kue. Olesi bagian atasnya dengan sisa adonan ceri hitam. Tutup dengan satu potong kue.
  • Olesi semua sisinya dengan krim kocok. Tutup keliling sisinya dengan cokelat serut sambil tekan-tekan hingga merekat.
  • Semprotkan sisa krim kocok bentuk hias pada permukaan kue. Hiasi dengan manisan ceri merah dan cokelat serut.
  • Simpan selama 3 jam dalam lemari es. Potong-potong dan sajikan.

Untuk 12 potong

Senin, 10 September 2007

Bolu Gulung Klasik

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

100 g tepung terigu
1/4 sdt garam
6 butir telur ayam
100 g gula pasir
2 sdm air panas
kertas roti
3 sdm gula bubuk
200 ml selai strawberry

Cara membuat:

  • Siapkan loyang ukuran 30x30x4 cm. Alasi kertas roti, semir margarin.
  • Ayak tepung terigu bersama garam. Sisihkan.
  • Kocok telur dan gula hingga putih dan kental.
  • Masukkan tepung terigu sedikit-sedikit sambil aduk rata.
  • Tambahkan air panas, aduk rata.
  • Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan.
  • Panggang dalam oven panas 180 C selama 20 menit hingga matang.
  • Siapkan selembar kertas, taburi sedikit gula bubuk.
  • Angkat kue, balikkan ke atas kertas.
  • Olesi rata dengan selai, gulung sambil padatkan. Lipat kedua ujung kertas. Diamkan hingga dingin.
  • Taburi gula bubuk. Potong-potong dan sajikan.

Untuk 12 potong

Senin, 10 September 2007

Bolu Pandan

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

6 butir telur ayam
150 g gula pasir halus
100 g mentega, lelehkan
1 sdt pasta pandan atau 1 sdm air daun suji pandan

Ayak:

150 g tepung terigu Segi Tiga Biru
½ sdt baking powder

Cara membuat:

  • Kocok telur dan gula hingga kental, putih, dan mengembang.
  • Masukkan campuran terigu secara bertahap bergantian denga mentega leleh agar bahan tercampur dengan baik.
  • Tambahkan pasta pandan atau air daun suji pandan. Aduk hingga rata.
  • Tuangkan ke dalam loyang bundar 20 cm yang sudah disemir mentega dan ditaburi sedikit terigu. Ratakan.
  • Panggang dalam oven panas 180 C selama 30 menit hingga matang.
  • Angkat, dinginkan.

Untuk 12 potong

Minggu, 9 September 2007

Bolu Kukus

oleh enuy

Kontributor: Odilia WinnekeBahan:

5 kuning telur ayam
4 putih telur ayam
250 g gula pasir
175 ml air soda (seven up/sprite)
pewarna sesuai selera

Ayak:

300 g tepung terigu
½ sdt soda kue
½ sdt vanili bubuk

Cara membuat:

  • Lapisi cetakan bolu kukus dengan kertas. Masukkan ke dalam dandang yang sedang bergolak airnya.
  • Kocok telur dan gula pasir hingga kental, mengembang, dan putih.
  • Masukkan bergantian sebagian campuran tepung terigu dan air soda sambil aduk hingga rata.
  • Ambil 5 sdm adonan, beri pewarna sesuai selera. Aduk rata.
  • Tuangkan adonan ke dalam cetakan bolu kukus. Beri sedikit pewarna di bagian atasnya.
  • Kukus kembali selama 30 menit dengan api besar hingga bolu matang dan merekah. Jangan membuka tutup sebelum waktu kukusnya habis.
  • Angkat, dinginkan.

Untuk 20 buah

Sabtu, 8 September 2007

Waffle

oleh enuy

Kontributor: Odilia Winneke

Bahan:

350 g tepung terigu
1 sdt baking powder
½ sdt soda kue
200 g gula pasir
2 butir telur ayam
½ sdt vanili bubuk
250 ml susu cair
50 ml krim
margarin untuk olesan

Cara membuat:

  • Aduk jadi satu; tepung terigu, baking powder, dan soda kue.
  • Kocok telur, gula, dan vanili hingga gula larut dan kental.
  • Tuangkan ke dalam campuran terigu secara bertahap sebagian demi sebagian sambil tambahkan susu cair hingga terbentuk adonan yang rata dan licin.
  • Tambahkan krim, aduk rata.
  • Diamkan adonan selama 15 menit.
  • Panaskan cetakan waffle dan olesi margarin. Cetak sesuai selera.
  • Sajikan hangat.

Untuk 18 buah

Sabtu, 8 September 2007

Perbuatan Yang Ihsan

oleh enuy

Seorang ulama yang hidup di masa Abdul Malik bin Marwan, Sa’id bin Jubair, pernah mengatakan: “Tidak diterima suatu perkataan kecuali disertai amal, tidak akan diterima perkataan dan amal kecuali disertai niat, dan tidak akan diterima perkataan, amal dan niat kecuali disesuaikan dengan sunnah Nabi saw.”            Saking pentingnya ihsan dalam beramal ini, sampai-sampai Imam Malik mengatakan: “Sunnah Rasulullah saw itu ibarat perahu nabi Nuh. Siapa yang menumpanginya ia akan selamat; sedangkan yang tidak, akan tenggelam.”

.           Tradisi kaum muslimin di masa lalu berkaitan dengan amalnya dalam kehidupan sehari-hari selalu menyandarkan kepada tuntutan Allah dan Rasul-Nya. Sehingga untuk masalah yang kecil seperti bagaimana tatacara bersuci dari hadats besar atau kecil sampai urusan muhasabah (mengoreksi) penguasa selalu mengikuti petunjuk yang diberikan Allah dan Rasul-Nya. Tentu saja hal semacam itu menjadikan kaum muslimin generasi terdahulu senantiasa berada di jalur yang benar dalam aktivitas kehidupan sehari-harinya. Mereka berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan semata berlomba-lomba dalam banyaknya amal (perbuatan). Firman Allah; “…supaya Dia menguji kalian siapa di antara kalian yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk: 2). Jadi, bukan yang terbanyak amalnya yang akan dinilai oleh Allah, tetapi yang terbaik amalnya.

Namun, tradisi kaum muslimin generasi mutaakhirin (sekarang ini) ternyata sudah mulai melupakan atau bahkan tidak lagi menghiraukan rambu-rambu yang diberikan Allah dan Rasul-Nya ketika melakukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga wajar bila akhirnya kaum muslimin kesulitan sendiri dalam melakukan berbagai amal. Malah tak jarang yang akhirnya menempuh cara-cara yang tak pernah diajarkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Praktek-praktek KKN yang diduga kuat dibudayakan orde baru ternyata tradisinya masih terasa sampai sekarang. Dalam urusan amar ma’ruf nahyi munkar kaum muslimin tidak lagi menempatkan dirinya pada posisi yang benar. Dengan kata lain, cara-cara yang ditempuh tidak sejalan dengan sunnah Nabi saw. Yakni cenderung brutal dan menghalalkan segala cara. Artinya, ketika akan meluruskan kesalahan, ternyata cara yang diambil justeru bertentangan dengan Islam. Jadi, membenarkan kesalahan dengan kesalahan.

Dengan demikian, amal yang baik (ihsan) menurut salah seorang guru Imam Syaifi’i, yakni Fudlail bin ‘Iyadl ketika menjelaskan ayat 2 surat Al-Mulk adalah amal yang paling ikhlas dan paling benar. Ketika ditanyakan. “Wahai Abu Ali: ‘Apakah maksud paling ikhlas dan paling benar?” Beliau menjawab: “Sesungguhnya suatu amal sekalipun benar tetapi tidak dikerjakan dengan ikhlas, maka amal tersebut tidak akan diterima. Sebaliknya, jika dikerjakan dengan ikhlas namun tidak dengan cara yang benar, maka amal tersebut juga tidak akan diterima. Ikhlas hanya dapat terwujud manakala amal itu diniatkan secara murni kepada Allah swt, sedangkan amal yang benar hanya dapat terwujud dengan mengikuti sunnah Nabi saw.” (At-Taqorrub ila Allah Thoriqut Taufiq; karya Fauzy Sanqarth).

            Diantara tanda-tanda ikhlas adalah tunduk kepada kebenaran, dan menerima nasihat sekalipun dari orang yang lebih rendah tingkat ilmunya. Insya Allah bila kita mengikuti perintah dan tuntutan dari Allah dan Rasul-Nya dalam beramal ini, amal yang kita kerjakan tidak akan sia-sia, dan tentu saja dinilai sebagai amal yang ihsan (baik). Wallahu’alam bishowab []