Potret Kearifan Lokal Masjid Mali
Sabtu, 21 Maret 2009
ARCHNET.ORG
MASJID FANABOUGOU: Salah satu masjid lumpur lokal di desa Fanabougou, Mali
Di pelosok Mali masjid lumpur dan tanah liat lokal berukuran kecil merupakan pemandangan menakjubkan, khususnya bagi pecinta arsitektur. Mereka layaknya jaringan hidup yang tersisa dari arsitektur kuno.
Tipe arsitektur vernakuler tersebut rupanya masih jarang didokumentasikan. Meskipun banyak yang menyoroti dan mengangkat budaya Sudan, seperti UNESCO, dan beberapa pembuat film dan buku dokumenter, namun masih jarang yang menyentuh masjid-masjid lokal lumpur kecoklatan tanpa nama di desa-desa negara itu. Bahkan tidak pula turis, yang kadang melewati masjid-masjid kecil itu, sebelum melihat keindahan arsitektur masjid di Djenne dan Timbuktu. Baca entri selengkapnya »
Penelitian: Marah Lebih Memperpendek Usia
Kamis, 26 Februari 2009
Percaya tidak, semakin sering Anda marah, semakin memperpendek usia Anda. Begitu kata para periset di AS dalam penelitan terbaru
Hidayatullah.com-Para peneliti mengatakan, kemarahan dan emosi tinggi lainnya dapat memicu irama jantung mematikan. Riset
sebelumnya memperlihatkan gempa bumi, perang atau kekalahan pada pertandingan sepakbola piala dunia dapat meningkatkan tingkat kematian akibat serangan jantung setelah irama organ tubuh vital ini berdetak terlampau cepat atau dengan ketinggian mematikan.
Kondisi tersebut berarti jantung berhenti mensirkulasi darah yang bisa membuat si pemilik jantung meninggal secara tiba-tiba.
“Kondisi tersebut diperlihatkan dalam cara berbeda saat Anda berada dalam kondisi tertekan yang memicu kematian mendadak,” kata dr Rachel Lampert dari Yale University di New Heaven, Connecticut (AS). Baca entri selengkapnya »
Riset: Fast Food Dekat Sekolah Akibatkan Anak Kegemukan
Rabu, 25 Februari 2009
Restoran Fast-food yang berada di dekat sekolah menciptakan pelajar dengan kelebihan berat badan, demikian penelitian terbaru
Hidayatullah.com–Siswa yang sekolahnya dekat dengan gerai fast food, mengonsumsi sedikit sayur-mayur dan
buah-buahan, serta lebih banyak minuman bersoda, cenderung menderita kegemukan dibandingkan para siswa di sekolah lain, demikian menurut riset.
Studi, yang melibatkan lebih dari 500,000 remaja sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di California, meminjam “bahan bakar” baru untuk menyusun serangan balik menghadapi industri fast-food, seperti yang disimpulkan studi ini mengenai peranan industri fast-food dalam peningkatan epidemi obesitas di Amerika Serikat.
“Pada dasarnya kami menemukan bahwa anak-anak yang bersekolah di dekat restoran fast-food memiliki kesempatan menderita kelebihan berat badan lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang bersekolah di tempat yang jauh dari restoran fast-food,” kata Brennan Davis dari Azusa Pacific University di California, yang studinya dipublikasikan di American Journal of Public Health. Baca entri selengkapnya »
Muslim di Amerika: Sebuah Perjalanan dalam Pencarian
Senin, 23 Februari 2009
Diperkirakan ada 7 juta populasi kaum Muslim di Amerika Serikat (AS). Jumlah ini, diperkirakan akan terus bertambah
Hidayatullah.com–Hailey Woldt mengenakan abaya hitam, mengharapkan sesuatu yang terburuk. Terakhir kali ia mengenakan busana
Muslim dengan kerudung – yang menutup seluruh badannya kecuali wajah, tangan dan kaki – adalah ketika ia berada di bandara internasional Miami. Ketika itu banyak orang yang menatapnya dan petugas keamanan memeriksa dirinya dengan seksama.
Kemudian, ia berada di sebuah kota kecil bernama Arab, Alabama.
“Saya berharap orang akan berkata, ’sedang apa teroris ini di sini? Kami tidak ingin orang sepertimu berada di sini,’” kata Woldt, gadis katolik bermata biru berusia 22 tahun, mengingat sikap antisipasinya sebelum masuk ke sebuah kedai barbacue lokal. “Saya pikir, saya bahkan tidak akan dilayani.”
Eksperimen Woldt dalam bidang antropologi sosial itu membuka matanya. Disamping mendapatkan “tatapan awal” yang biasa diterima orang asing ketika memasuki pintu sebuah restoran di kota kecil, ia juga mendapat pengalaman yang menyenangkan.
Ketika ia menuju ke kamar kecil, cerita Woldt, “Seorang wanita terkejut [melihat dirinya], tapi ia kemudian tersenyum pada saya. Senyuman kecil itu sangat membahagiakan hati.” Baca entri selengkapnya »
Temuan Ilmuwan Muslim Indonesia Digunakan oleh NASA
Jumat, 23 Januari 2009
dakwatuna.com – Ilmuwan Indonesia menciptakan pemindai empat dimensi pertama di dunia. Laboratoriumnya hanya ruko sederhana. Sangat diperlukan untuk industri perminyakan. Teknologi tersebut adalah teknologi ECVT (electrical capacitance volume tomography). ECVT adalah sistem pemindai berbasis medan listrik statis yang mampu menghasilkan citra obyek volumetrik dan real time (seketika). Pada dasarnya, teknologi ECVT adalah teknologi scanning atau fotokopi yang bisa melihat secara real time dan 3 dimensi gerak bahan di dalam boiler, reaktor industri, pipa, dsb, meskipun bertekanan dan bersuhu tinggi. Teknologi ECVT bisa diterapkan di berbagai bidang mulai dari bidang industri, kedokteran, pertambangan, proses kimia, body scan untuk keperluan security, pencitraan aktifitas di dalam gunung berapi atau semburan lumpur panas, dll. Baca entri selengkapnya »
Ilmuwan Barat Berbicara Tentang Islam
Jumat, 25 April 2008
Oleh: Tim dakwatuna.com
dakwatuna.com – Seorang ilmuwan dari Italia Kenneth Edward George berkata, “Saya sudah mengkaji dengan sangat teliti agama-agama terdulu dan agama modern dewasa ini. Kesimpulannya adalah bahwa Islam agama langit yang yang benar. Kitab Suci ini mencakup kebutuhan materi dan immateri bagi manusia. Agama ini membentuk akhlak yang baik dan menjaga rohani agar tetap sehat.”
Profesor Inggris Mountaghmiri Watts berkata, “Apa yang dipaparkan Al Qur’an tentang realitas dan fenomena alam yang sempurna menurut saya adalah di antara kelebihan dan keistimewaan Kitab ini. Yang jelas semua temuan dan ilmu pengatahuan yang didokumentasikan dewasa ini, tidak mampu menandingi Al Qur’an.” Baca entri selengkapnya »
Sejarah “Jhon dan Jane Doe”
Jumat, 16 November 2007
Di Amerika Serikat, seseorang yang tidak dikenal identitasnya disebut dengan nama John Doe (ingat peristiwa pemboman Gedung FBI di Oklahoma, Amerika pada tahun 1995). Dan bila seseorang yang tidak dikenal identitasnya itu adalah seorang wanita maka akan disebut sebagai Jane Doe.
Tradisi menyebut John dan Jane Doe ini ternyata berasal dari peristiwa pembunuhan Presiden Amerika, McKinley, di hari Jumat 6 September 1901. Sang pembunuh, Leon F. Czolgosz, di hari sebelum pembunuhan menginap di Riggs House Hotel. Di hotel tersebut, Leon menggunakan nama samaran John Doe, nama samaran yang digunakan polisi saat mengusut dirinya.
Akhirnya hingga sekarang, setiap seseorang yang belum diketahui identitasnya, masyarakat Amerika menyebutnya sebagai John atau Jane Doe.
Semangat John Grisham
Kamis, 15 November 2007
Penulis terkenal, John Grisham – “The Firm”, “The Client”, “Pelican Brief” – mulai menulis buku pertamanya pada sebuah buku notes kecil yang selalu dibawanya kemana saja. Buku itu dikerjakannya satu atau dua halaman sehari. Namun akhirnya, demi menyelesaikan bukunya, John Grisham rela melepaskan pekerjaannya di bidang hukum. “Saya meneruskan menulis buku itu sekalipun saat menderita flu, saat bertamasya, dan kerap kehilangan waktu tidur..”
Walau begitu, kerja keras John Grisham tidak cuma pada saat menulis. Saat buku pertamanya selesai, buku itu dikirimkannya kepada beberapa penerbit untuk dipublikasikan. Anda tahu berapa kali buku pertamanya itu ditolak? Dua puluh lima kali.
Adu Cepat Jumlah Pelanggan
Rabu, 14 November 2007
Menurut penelitian yang dilakukan oleh lembaga Forrester, di Amerika, telepon biasa memerlukan waktu 91 tahun untuk mencapai jumlah 100 Juta unit terpasang. Sedangkan televisi memerlukan waktu 54 tahun untuk mencapai jumlah yang sama. Sementara saat ini, handphone memperoleh satu pelanggan baru setiap 1,3 detik..!
Abraham Lincoln
Minggu, 19 Agustus 2007
Di bawah ini ada sebuah daftar kegagalan dari orang yang semasa hidupnya mengalami banyak tantangan dan badai.1831 – ia mengalami kebangkrutan dalam usahanya.
1832 – ia menderita kekalahan dalam pemilihan tingkat lokal. 1833 – ia kembali menderita kebangkrutan. 1835 – istrinya meninggal dunia. 1836 – ia menderita tekanan mental sedemikian rupa, sehingga hampir saja masuk rumah sakit jiwa.
1837 – ia menderita kekalahan dalam suatu kontes pidato.
1840 – ia gagal dalam pemilihan anggota senat Amerika Serikat. 1842 – ia menderita kekalahan untuk duduk di dalam kongres Amerika Serikat.
1848 – ia kalah lagi di konggres Amerika Serikat.
1855 – ia gagal lagi di senat Amerika Serikat.
1856 – ia kalah dalam pemilihan untuk menduduki kursi wakil presiden Amerika Serikat.
1858 – ia kalah lagi di senat Amerika Serikat.
1860 – ia akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat.
Siapakah dia? Namanya ialah Abraham Lincoln. Kalau orang lain yang mengalami demikian banyak kegagalan mungkin ia sudah mundur secara teratur. Tetapi Lincoln maju terus, kata mundur sama sekali tidak ada di otaknya. Akibatnya ia kemudian mencapai suatu sukses yang luar biasa. [sumber: unknown]













